Blog yang menyajikan berbagai informasi menarik dan bermanfaat

Monday, September 9, 2019

Pembahasan Mengenai Pengertian, Tahapan, dan Perbedaan Respirasi Aerob dan Anaerob

Apa sih Pengertian, Tahapan, dan Perbedaan Respirasi Aerob dan Anaerob? mungkin bagi kalian yang sedang belajar ilmu biologi kelas XII masih bingung mengenai materi tersebut. Jika kalian saat ini sedang mempelajari mareri tersebut berikut akan kami bahan secara mendetail.

1. Respirasi Aerob

Respirasi aerob yaitu reaksi pemecahan senyawa glukosa dengan memerlukan oksigen. Pada tahapan ini ada 4 tahapan dalam melakukan respirasi aerob. Untuk lebih jelasnya silahkan kalian lihat gambar berikut.
Respirasi Aerob
Tahapan Respirasi Aerob

Pada proses glikolisis, pemecahan molekul gula menjadi senyawa asam piruvat terjadi di sitoplasma. Selanjutnya, terjadi proses dekarboksilasi oksidatif di mitokondria yang mengubah asam piruvat menjadi asetil Co-A. Setelah itu, terjadi tahapan ketiga, yaitu siklus krebs di mitokondria yang menghasilkan oksaloasetat dan asam sitrat. Di tahapan terakhir, terjadi trannspor elektron di membran dalam mitokondria y`ang menghasilkan H2O dan energi.

2. Respirasi anaerob

Respirasi anaerob yaitu proses pemecahan glukosa yang tidak membutuhkan oksigen. Adapun beberapa organisme yang dapat melakukan respirasi anaerob: khamir, bakteri asam laktat, otot tubuh pada manusia. Jika dibandingkan respirasi aerob, respirasi anaerob hanya menghasilkan sedikit ATP (energi). Proses respirasi anaerob dibedakan menjadi 2, yaitu fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat.

Setelah kalian mengerti dengan pengertian Respirasi Aerob dan Anaerob kini saatnya mengetahui perbedaan antara respirasi aerob dan anerob itu apa saja, berikut adalah perbedaannya.

1. Perbedaan Kebutuhan Oksigen

Ini udah jelas, sih. Dari pengertiannya pun kita sudah mengetahui bahwa respirasi aerob membutuhkan oksigen, sementara reaksi anaerob tidak membutuhkannya.

2. Perbedaan Tempat

Jika kita lihat pada tabel tahapan respirasi aerob di atas, kebanyakan proses resprasi aerob terjadi di mitokondria. Sementara respirari anaerob terjadi di sitoplasma.

3. Perbedaan Proses dan Tahapan

Pada respirasi aerob, prosesnya cenderung lebih panjang. Terdiri dari 4 tahapan (glikolisis, dekarboslisasi oksidatif, siklus krebs, dan transpor elektron) sementara pada anaerob reaksinya hanya glikolisis atau fermentasi saja.

4. Produk Yang DIhasilkan

Energi yang dihasilkan respiraasi aerob jauh lebih tinggi dibandingkan anaerob. Respirasi aerob menghasilkan energi bersih 36 ATP (karena saat pindah dari proses glikolisis di sitoplasma ke Transfer Elektron di mitokondria membutuhkan 2 ATP, jadi dari total 38 ATP - 2 ATP), sedangkan anaerob hanya 2 ATP.

5. Perbedaan Hasil Samping

Selain dari jumlah energi yang dihasilkan, hasil samping/sisa dari prosesnya juga berbeda. Respirasi aerob merombak substrat mejadi CO2 dan H2O secara sempurna. Akhirnya, semua hidrogen yang terlepas dari substrat selama proses akan bereaksi dengan oksigen dan menghasilkan air.

Sementara respirasi anaerob merombak substrat menjadi air dengan tidak sempurna. Alhasil, sebagian hidrogen yang terlepas dari substrat akan bereaksi dengan senyawa lain dan membentuk berbagai jenis asam.

Bagaimana, apakah kalian sudah memahami Pengertian, Tahapan, dan Perbedaan Respirasi Aerob dan Anaerob? semoga sedikit mareri biologi kelas XII di atas dapat bermanfaat untuk kalian. Selamat belajar dan semoga sukses!

Related : Pembahasan Mengenai Pengertian, Tahapan, dan Perbedaan Respirasi Aerob dan Anaerob